Ekspedisi Kirim Mobil Bangka

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Pulau Bangka adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur Sumatra, Indonesia dan termasuk dalam wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Populasinya pada 2004 berjumlah 789.809 jiwa. Luas pulau Bangka ialah 11.693.54 km².

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka -
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka –

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka Ke

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka Ke – Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Bali, Denpasar, Bangka Belitung, Pangkalpinang, Banten, Cilegon, Serang, Tangerang Selatan, Tangerang, Bengkulu, Gorontalo, Jakarta, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Sungai Penuh, Jambi, Jawa Barat, Bandung, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Banjar, Jawa Tengah, Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang, Surakarta, Tegal, Jawa Timur, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Kalimantan Barat, Pontianak, Singkawang, Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Banjarmasin, Kalimantan Tengah, Palangkaraya, Kalimantan Timur, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Kalimantan Utara, Tarakan, Kepulauan Riau, Batam, Tanjungpinang, Lampung, Bandar Lampung, Metro, Maluku Utara, Ternate, Tidore Kepulauan, Maluku, Ambon, Tual, Nusa Tenggara Barat, Bima, Mataram, Nusa Tenggara Timur, Kupang, Papua Barat, Sorong, Papua, Jayapura, Riau, Dumai, Pekanbaru, Sulawesi Selatan, Makassar, Palopo, Parepare, Sulawesi Tengah, Palu, Sulawesi Tenggara, Bau-Bau, Kendari, Sulawesi Utara, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon, Sumatra Barat, Bukittinggi, Padang, Padangpanjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Sumatra Selatan, Lubuklinggau, Pagaralam, Palembang, Prabumulih, Sumatra Utara, Binjai, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Tebingtinggi, Yogyakarta,

Bangka menurut bahasa sehari-hari masyarakat Bangka mengandung arti “sudah tua” atau “sangat tua”, sehingga pulau Bangka dapat diartikan sebagai “pulau yang sudah tua”. Bila merujuk pada kandungan bahan galian yang terdapat di daerah ini, pulau Bangka banyak mengandung bahan-bahan galian mineral yang tentunya terjadi dari proses alam yang berlaku berjuta-juta tahun. Salah satu contohnya adalah bahan galian timah, oleh karenanya masyarakat menyebutnya dengan sebutan Pulau Bangka.

Kata bangka dapat juga berasal dari kata wangka yang artinya timah. Karena di daerah ini ditemukan bahan galian timah, maka disebut Pulau Timah. Karena pergeseran atau bunyi bahasa yang berubah maka masyarakat lebih lekat memanggil pulau ini dengan kata Pulau Bangka atau pulau bertimah. Menurut cerita rakyat, Pulau Bangka tidak mempunyai penduduk asli, semua penduduk adalah pendatang dari suku yang diberi nama suku sekak. Masyarakatnya masih menganut animisme. Kemudian masuk bangsa melayu dari daratan malaka dengan membawa agama Islam yang kemudian berkembang sampai sekarang.

Letak Geografis

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Pulau Bangka terletak di sebelah pesisir Timur Sumatra Selatan, berbatasan dengan Laut China Selatan di sebelah utara, Pulau Belitung di timur dan Laut Jawa di sebelah selatan yaitu 1°20’-3°7 Lintang Selatan dan 105° – 107° Bujur Timur memanjang dari Barat Laut ke Tenggara sepanjang ± 180 km. Pulau ini terdiri dari rawa-rawa, daratan rendah, bukit-bukit dan puncak bukit terdapat hutan lebat, sedangkan pada daerah rawa terdapat hutan bakau. Rawa daratan pulau Bangka tidak begitu berbeda dengan rawa di pulau Sumatra, sedangkan keistimewaan pantainya dibandingkan dengan daerah lain adalah pantainya yang landai berpasir putih dengan dihiasi hamparan batu granit.

Kabupaten Bangka mempunyai luas wilayah ± 2.950,68 km², dengan jumlah penduduk tahun 2003 sebanyak 217.545 jiwa. Batas wilayah Kabupaten Bangka adalah sebagai berikut:

Sebelah utara berbatasan dengan Laut Natuna
Sebelah timur berbatasan dengan Laut Natuna dan Selat Gaspar
Sebelah selatan berbatasan dengan Kota Pangkal Pinang dan Kabupaten Bangka Tengah
Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Bangka Barat, Selat Bangka dan Teluk Kelabat
Iklim dan Cuaca
Iklim Pulau Bangka adalah tropis Type A dan musin hujan terjadi pada bulan Juni – Desember. Rata-rata curah hujan dalam satu tahun = 220 hari atau 343,7 mm perbulan. Suhu udara rata-rata 26 °C – 28,1 °C dengan kelembaban udara sekitar 76-88.

Menurut data Meteorologi Pangkalpinang pada tahun 1998, iklim di Kabupaten Bangka adalah iklim tropis tipe A dengan curah hujan 107,6 hingga 343,7 mm per bulan. Kemudian menurut Schmidt-Ferguson, pada tahun 1999 variasi curah hujan menjadi antara 70,10 hingga 384,50 mm per bulan. Dengan musim hujan rata-rata terjadi pada bulan Oktober sampai April. Musim penghujan dan kemarau di Kabupaten Bangka juga dipengaruhi oleh dua musim angin, yaitu muson barat dan muson tenggara. Angin muson barat yang basah pada bulan Nopember, Desember dan Januari banyak memengaruhi bagian utara Pulau Bangka. Sedangkan, angin muson tenggara yang datang dari laut Jawa memengaruhi cuaca di bagian selatan Pulau Bangka. Jumlah curah hujan, hari hujan, arah angin dan kecepatan angin rata-rata setiap bulannya dapat dilihat pada tabel

Sejarah

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Pulau Bangka merupakan salah satu wilayah yang berada di bawah kekuasaan Kesultanan Palembang, karena runtuhnya kekuasaan Kesultanan Palembang kemudian wilayah Bangka diserahkan ke tangan Inggris pada 1812. Pada tahun 1814, oleh pemerintah Inggris pulau Bangka dibarter dengan Cochin di India yang tadinya milik Belanda. Pada masa perang dunia ke-2 pemerintah Jepang yang menjadi pemenang pada saat itu menguasai pulau Bangka dari tahun 1942 hingga 1945. Setelah Jepang pada tahun 1945 menyerah tanpa syarat pada Sekutu seperti halnya hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan, maka pulau Bangka setelah proklamasi kemerdekaan menjadi bagian dari Indonesia pada 1949. Pulau Bangka bersama dengan pulau Belitung pada awalnya merupakan bagian dari provinsi Sumatra Selatan hingga tahun 2000 setelah terjadi perubahan peta politik di Indonesia dan terjadi pergolakan pada tahun 1998 yang berujung jatuhnya kekuasaan rezim Suharto, atas desakan masyarakat di pulau Bangka dan Belitung kemudian pada tahun 2000 pulau Bangka dan pulau Belitung kemudian disahkan sebagai sebuah provinsi dan melepaskan diri dari Sumatra Selatan dan disahkan menjadi sebuah provinsi bernama Kepulauan Bangka Belitung.

Sriwijaya
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Catatan sejarah mengungkapkan bahwa Pulau Bangka semasa di bawah kekuasaan kerajaan Sriwijaya pernah dihuni oleh orang-orang Hindu dalam abad ke-7 dan pulau Bangka termasuk pula sebagai daerah yang takluk dari kerajaan yang besar itu. Selain sebagai wilayah kekuasaan Sriwijaya, Pulau Bangka juga pernah menjadi wilayah kekausaan beberapa kerajaan besar dari pulau Jawa seperti kerajaan Majapahit ketika itu di bawah kekuasaan Raja Hayam Wuruk dengan pendampingnya mahapatih Gajah Mada dan kerajaan Mataram tercatat pula sebagai kerajaan-kerajaan yang pernah menguasai Pulau Bangka.

Namun baik pada masa kerajaan Sriwijawa maupun kerajaan Majapahit ataupun Mataram pulau Bangka kurang mendapatkan perhatian, meskipun letaknya yang sangat strategis di tengah-tengah jalur pelayaran lalu lintas perdagangan internasional. Baru setelah perdagangan dari daratan Asia maupun Eropa berlomba-lomba ke Indonesia pulau Bangka mulai menjadi perhatian, setelah ditemukannya rempah-rempah. Kurangnya perhatian terhadap pulau Bangka dan Belitung menyebabkan banyaknya bajak laut yang menjadikan pulau Bangka dan Belitung dijadikan sebagai tempat persembunyian Bajak laut yang berdampak pada penderitaan bagi penduduknya.

Kesultanan Johor
Untuk mengatasi kekacauan dan keamanan pelayaran di sekitar selat Malaka, maka Sultan Johor dengan sekutunya Sutan dan Raja Alam Harimau Garang mengerahkan pasukan ke pulau ini. Setelah misi pembebasan pulau Bangka dan Pulau Belitung berhasil dengan baik, Sultan Johor dan sekutunya juga mengembangkan agama Islam di tempat kedudukannya masing-masing Kotawaringin dan Bangkakota. Namun sayangnya hal ini tidak berlangsung lama, kemudian kembali pulau Bangka menjadi sarang kaum bajak laut.

Kesultanan Banten
Karena merasa turut dirugikan dengan tidak amanya pelayaran di sekitar perairan Malaka terutama di sekitar Pulau Bangka dan Belitung, apalagi setelah dirampasnya kapal-kapal dari pedagang-pedagang dari Banten maka Sultan Banten mengirimkan Bupati Nusantara untuk membasmi bajak-bajak laut yang beroperasi di sekitar kedua pulau tersebut. Setelah kedua puleu tersebut berhasil dikuasai kemudian Bupati Nusantara untuk beberapa lama memerintah Bangka dengan gelar Raja Muda. Diceritakan pula bahwa Panglima Banten, Ratu Bagus yang terpaksa mundur dari pertikaiannya dengan Sultan Palembang, menuju ke Bangka Kota dan wafat di sana.

Setelah Bupati Nusantara wafat, kekuasaan jatuh ke tangan putri tunggalnya dan karena putrinya ini dikawinkan dengan Sultan Palembang, yaitu Sultan Abdurrahman maka dengan sendirinya pulau Bangka dan Belitung kembali menjadi kekuasaan kesultanan Palembang dari tahun(1659-1707).

Kesultanan Palembang
Pada tahun 1707 Sultan Abdurrahman wafat, dan ia digantikan oleh putranya Ratu Muhammad Mansyur (1707-1715).

Namun Ratu Anum Kamaruddin adik kandung Ratu Muhammad Mansyur kemudian mengangkat dirinya sebagai Sultan Palembang, menggantikan abangnya (1715-1724), walaupun abangnya telah berpesan sebelum wafat, supaya putranya Mahmud Badaruddin menyingkir ke Johor dan Siantan, sekalipun secara resmi sudah diangkat menjadi Sultan Palembang.

Tetapi pada tahun 1724 Mahmud Badaruddin dengan bantuan Angkatan Perang dari Sultan Johor merebut kembali Palembang dari pamannya.

Kekuasaan atas pulau Bangka selanjutnya diserahkan oleh Mahmud Badaruddin kepada Wan Akup, yang sejak beberapa waktu telah pindah dari Siantan ke Bangka bersama dua orang adiknya Wan Abduljabar dan Wan Serin.

Penemuan timah dan VOC
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Sekitar tahun 1709 diketemukan timah, yang mula-mula digali di Sungai Olin di Kecamatan Toboali oleh orang-orang Johor atas pengalaman mereka di Semenanjung Malaka. Dengan diketemukannya timah ini, mulailah pulau Bangka disinggahi oleh segala macam perahu dari Asia maupun Eropa. Perusahaan-perusahaan penggalian timah pun semakin maju, sehingga Sultan Palembang mengirimkan orang-orangnya ke Semenanjung Negeri Tiongkok untuk mencari tenaga-tenaga ahli yang kian terasa sangat diperlukan.

Pada tahun 1717 mulai diadakan perhubungan dagang dengan VOC untuk penjualan timah. Dengan bantuan kompeni ini, Sultan Palembang berusaha membasmi bajak-bajak laut dan penyelundupan-penyelundupan timah. Pada tahun 1755 pemerintah Belanda mengirimkan misi dagangnya ke Palembang yang dipimpin oleh Van Haak, yang bermaksud untuk meninjau hasil timah dan lada di Bangka. Pada sekitar tahun 1722 VOC mengadakan perjanjian yang mengikat dengan Sultan Ratu Anum Kamaruddin untuk membeli timah monopoli, dimana menurut laporan Van Haak perjanjian antara pemerintah Belanda dan Sultan Palembang berisi:

Sultan hanya menjual timahnya kepada kompeni
Kompeni dapat membeli timah sejumlah yang diperlukan.
Sebagai akibat perjanjian inilah kemudian banyak timah hasil pulau Bangka dijual dengan cara diselundupkan.

Selanjutnya tahun 1803 pemerintah Belanda mengirimkan misi lagi yang dipimpin oleh V.D. Bogarts dan Kapten Lombart, yang bermaksud mengadakan penyelidikan dengan saksama tentang timah di Bangka.

Jajahan Inggris
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka – Perjanjian Tuntang pada tanggal 18 September 1811 telah membawa nasib lain bagi pulau Bangka. Pada tanggal itu ditandatanganilah akta penyerahan dari pihak Belanda kepada pihak Inggris, di mana pulau Jawa dan daerah-daerah takluknya, Timor, Makasar, dan Palembang berikut daerah-daerah takluknya menjadi jajahan Inggris.

Raffles mengirimkan utusannya ke Palembang untuk mengambil alih Loji Belanda di Sungai Aur, tetapi mereka ditolak oleh Sultan Mahmud Badaruddin II, karena kekuasaan Belanda di Palembang sebelum kapitulasi Tuntang sudah tidak ada lagi. Raffles merasa tidak senang dengan penolakan Sultan dan tetap menuntut agar Loji Sungai Aur diserahkan, juga menuntut agar Sultan menyerahkan tambang-tambang timah di pulau Bangka dan Belitung.

Pada tanggal 20 Maret 1812 Raffles mengirimkan Ekspedisi ke Palembang yang dipimpin oleh Jendral Mayor Roobert Rollo Gillespie. Namun Gillespie gagal bertemu dengan Sultan lalu Inggris mulai melaksanakan politik “Divide et Impera”nya. Gillespie mengangkat Pangeran Adipati sebagai Sultan Palembang dengan gelar Sultan Ahmad Najamuddin II (tahun 1812).

Sebagai pengakuan Inggris terhadap Sultan Ahmad Najamuddin II dibuatlah perjanjian tersendiri agar pulau Bangka dan Belitung diserahkan kepada Inggris. Dalam perjalanan pulang ke Betawi lewat Mentok oleh Gillespie, kedua pulau itu diresmikan menjadi jajahan Inggris dengan diberi nama “Duke of Island” (20 Mei 1812).

Kembali menjadi jajahan Belanda
Kemudian atas dasar Konvensi London tanggal 13 Agustus 1814, Belanda menerima kembali dari Inggris daerah-daerah yang pernah didudukinya pada tahun 1803 sebelum Napoleon menyerbu Belanda di Eropa, termasuk beberapa daerah Kesultanan Palembang. Serah terima dilakukan antara M.H. Court (Inggris) dengan K. Heynes (Belanda) di Mentok pada tanggal 10 Desember 1816.

Kecurangan-kecurangan, pemerasan-pemerasan, pengurasan dan pengangkutan hasil timah yang tidak menentu, yang dilakukan oleh VOC dan Inggris (EIC) akhirnya sampailah pada situasi hilangnya kesabaran rakyat. Apalagi setelah kembali kepada Belanda, yang mulai menggali timah secara besar-besaran dan sama sekali tidak memikirkan nasib pribumi. Perang gerilya yang dilakukan di Musi Rawas untuk melawan Belanda, juga telah membangkitkan semangat perlawanan rakyat di Pulau Bangka dan Belitung terutama masyarakat kampung cit di Riausilip.

Maka pecahlah pemberontakan-pemberontakan, selama bertahun-tahun rakyat Bangka mengadakan perlawanan, berjuang mati-matian untuk mengusir Belanda dari daerahnya, di bawah pimpinan Depati Merawang, Depati Amir, Depati Bahrin, dan Tikal serta lainnya.

Kemudian istri Mahmud Badaruddin yang karena tidak serasi berdiam di Palembang diperkenankan suaminya menetap di Bangka dimana disebutkan bahwa istri Mahmud Badaruddin ini adalah anak dari Wan Abduljabar. Sejarah menyebutkan bahwa Wan Abduljabar adalah putra kedua dari Abdulhayat seorang kepercayaan Sultan Johor untuk pemerintahan di Siantan, Abdulhayat ini semula adalah seorang pejabat tinggi kerajaan Tiongkok bernama Lim Tau Kian, yang karena berselisih paham lalu melarikan diri ke Johor dan mendapat perlindungan dari Sultan. Ia kemudian masuk agama Islam dengan sebutan Abdulhayat, karena keahliannya diangkat oleh Sultan Johor menjadi kepala Negeri di Siantan.

Daftar kabupaten dan kota di Kepulauan Bangka Belitung

Berikut daftar kabupaten dan/atau kota di Kepulauan Bangka Belitung

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah ((km²)[1]Jumlah penduduk (2017)[1]KecamatanKelurahan/desaLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten BangkaSungai LiatMulkan2.950,68312.460819/62
2Kabupaten Bangka BaratMuntokMarkus2.820,61189.62164/60
3Kabupaten Bangka SelatanToboaliJustiar Noer3.607,08168.34183/50
4Kabupaten Bangka TengahKobaIbnu Saleh2.155,77175.06467/56
5Kabupaten BelitungTanjung PandanSahani Saleh2.293,61159.34957/42
6Kabupaten Belitung TimurManggarYuslih Ihza Mahendra2.506,91119.8077-/39
7Kota PangkalpinangMaulan Aklil89,40207.420742/-
ekspedisi kirim mobil bangka barat
ekspedisi kirim mobil bangka selatan
ekspedisi kirim mobil bangka tengah
ekspedisi kirim mobil belitung

Ekspedisi Kirim Mobil Kata Ekspedisi tentu telah tidak asing lagi dalam kehidupan kita tiap hari. Terlebih pada era di mana nyaris seluruh orang memerlukan jasa pengiriman mobil . Kemudian, apa yang Kamu tahu tentang ekspedisi itu sendiri? Di mari hendak dibahas sebagian perihal tentang pengiriman mobil serta pula begaimana metode kerjanya.

Apa yang Diartikan Dengan Ekspedisi?

Ekspedisi Kirim Mobil
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka –

Apabila Kamu kerap melaksanakan transaksi ataupun jual beli online, ataupun bergelut pada bidang bisnis apa juga, telah ditentukan Kamu sudah mengenali apa yang diartikan ekspedisi. Sebutan tersebut pula sangat sering di dengar untuk sebagian orang yang melaksanakan bisnisnya di dunia pengiriman ataupun jasa antar mobil. Pengiriman tersebut dapat lewat sebagian jalan, baik itu lewat darat, air, serta pula udara.

KBBI( Kamus Besar Bahasa Indonesia) berkata kalau makna dari ekspedisi merupakan pengirimanmobil maupun industri yang bekerja pada bidiang pengangkutan mobil. Di samping itu, sebutan tersebut pula mempunyai makna“ ekspedisi” ataupun“ pengembaraan” di mana dalam perihal ini merujuk pada konteks kegiatan pemindahan mobil yang dicoba oleh seorang lewat pihak penyedia layanan tersebut mengarah ke alamat tujuan.

PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO adalah Perusahaan Jasa Kirim Mobil Terpercaya. Berbasis Teknologi kami akan meramaikan dunia pengiriman khususnya mobil baru dan bekas. Percayakan pengiriman mobil pada kami. Kami akan melayani anda dengan sepenuh hati,,Terima Kasih atas Kepercayaan selama ini kepada para customer.

Ekspedisi Kirim Mobil

Di Indonesia sendiri, sebutan ini telah begitu membumi sebab pada masa saat ini banyak sekali orang yang melaksanakan transaksi secara tidak langsung( online)– yang hendak mengaitkan jasa antar mobil yang dibeli maupun dijual diberikan pada konsumen lewat jasa ekspedisi yang sediakan bermacam sarana dan opsi pengiriman mobil.

Tidak cuma itu, saat sebelum Mobil yang hendak dikirim hingga pada tujuannya, pengguna layanan tersebut hendak dikenai bayaran pengiriman mobil. Harga tersebut dapat bersumber pada tipe mobil yang dikirim, dimensi, ataupun berat yang sudah ditimbang cocok dengan prosedur yang sudah disepakati.

Sistem Kerja Ekspedisi dalam Pengiriman Mobil

Sistem Kerja Ekspedisi dalam Pengiriman Mobil
Sistem Kerja Ekspedisi dalam Pengiriman Mobil

Masing- masing jasa ekspedisi mempunyai perbandingan menimpa Standar Operasional prosedur ataupun SOP- nya sendiri- sendiri. Terdapat layanan jasa pengiriman yang sediakan prosedur yang simpel sehingga memudahkan penggunanya dalam pengiriman mobil.

Terdapat pula yang sediakan prosedur yang sangat ketat sehingga seluruh ketentuan serta syarat yang berlaku wajib betul- betul dipadati.

Biasanya, peraturan ataupun standar operasional yang ketat hendak membagikan jaminan kemanana pengiriman mobil yang lebih memuaskan. Sebab itu, selaku pengguna jasa pengiriman mobil, Kamu wajib memerhatikan sebagian perihal biar bisa memilah jasa ekspedisi secara pas.

Pada dasarnya, masing- masing penyedia jasa layanan antar mobil tersebut mempunyai sistem kerjanya tertentu. Berikut ini sebagian perihal yang mesti dicermati terpaut sistem kerja pengiriman mobil:

  1. Mobil

Perihal awal yang terdapat dalam sistem kerja eskpedisi pengiriman mobil merupakan mobil itu sendiri. tanpa terdapatnya mobil, aktivitas pemindahan mobil tidak hendak terlaksana.

Tidak hanya itu, butuh dicermati pula kalau mobil yang hendak Kamu kirim haruslah mobil yang diperbolehkan dalam pengirimannya secara sah. mobil ilegal serta mobil larangan tidak hendak diterima pihak penyedia layanan.

  1. Pengemasan mobil ( Packing)

Packing ataupun pengemasan mobil pula masuk ke dalam sistem kerja ekspedisi. Perihal ini dicoba buat tujuan menjamin keselamatan mobiltanpa terdapat kehancuran.

Terdapat sebagian mobil yang hendak jadi atensi spesial dalam perihal pengemasannya, semacam mobil rusak belah, mobil dalam wujud cairan maupun santapan yang bisa membusuk. Terdapat sebagian industri yang hendak menolak pengiriman mobil bila penggunanya tidak mengemasnya dengan baik.

  1. Pengurusan Dokumen serta Administrasinya

Pengurusan administrasi dokumen pula ialah bagian dari sistem kerja jasa pengiriman mobil. Administrasi dokumen di mari artinya merupakan kepengurusan Mengenai surat- surat administrasi bea cukai maupun pihak- pihak yang terpaut dengan ini seluruh. Jasa ekspedisi hendak berfungsi selaku pengurus kebutuhan administrasi yang dibutuhkan.

Jasa Ekspedisi Mobil Dari Ke

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka –

Ekspedisi Kirim Mobil Bangka Ke – Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam, Bali, Denpasar, Bangka Belitung, Pangkalpinang, Banten, Cilegon, Serang, Tangerang Selatan, Tangerang, Bengkulu, Gorontalo, Jakarta, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Sungai Penuh, Jambi, Jawa Barat, Bandung, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Banjar, Jawa Tengah, Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang, Surakarta, Tegal, Jawa Timur, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Kalimantan Barat, Pontianak, Singkawang, Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Banjarmasin, Kalimantan Tengah, Palangkaraya, Kalimantan Timur, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Kalimantan Utara, Tarakan, Kepulauan Riau, Batam, Tanjungpinang, Lampung, Bandar Lampung, Metro, Maluku Utara, Ternate, Tidore Kepulauan, Maluku, Ambon, Tual, Nusa Tenggara Barat, Bima, Mataram, Nusa Tenggara Timur, Kupang, Papua Barat, Sorong, Papua, Jayapura, Riau, Dumai, Pekanbaru, Sulawesi Selatan, Makassar, Palopo, Parepare, Sulawesi Tengah, Palu, Sulawesi Tenggara, Bau-Bau, Kendari, Sulawesi Utara, Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon, Sumatra Barat, Bukittinggi, Padang, Padangpanjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Sumatra Selatan, Lubuklinggau, Pagaralam, Palembang, Prabumulih, Sumatra Utara, Binjai, Medan, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Tebingtinggi, Yogyakarta,

Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Pengiriman Cargo

Perbedaan Pengiriman Ekspedisi dan Pengiriman Cargo

Jasa pengiriman mobil ada dua istilah yaitu jasa ekspedisi dan pengiriman cargo. Sebenarnya tidak ada perbedaan antara keduanya, namun pandangan masyarakat terhadap jasa pengiriman ekspedisi dan pengiriman cargo seperti sudah ter-setting bahwa pengiriman ekspedisi adalah pengiriman mobil dalam skala kecil, sedangkan jasa pengiriman cargo adalah pengiriman mobil dalam jumlah dan skala yang besar. Fungsi keduanya dapat dikatakan sama yaitu mendistribusikan mobil atau paket ke alamat tujuan.

Fasilitas atau layanan Jasa Kirim Kami Menggunakan

  • Selft Driver – adalah Jasa pengiriman menggunakan supir. Mobil anda di kendari supir dari lokasi penjemputan sampai lokasi tujuan dinamakan juga Dor to Dor
  • Towing – Kendaraan atau mobil anda di naikan ke atas truk towing kami seperti gendong mobil. Layanan ini cukup mahal tapi sangat aman dan cepat. layanan towing kami juga sudah dor to dor, diambil dari lokasi awal sampai lokasi tujuan
  • Car Carrier – Layanan ini aman dan murah tapi memerlukan waktu agak lama karena harus menunggu 6 mobil baru truk Car Carrier kita jalan
  • Kapal – Layanan ini biasanya di gunakan untuk mengirim mobil antar pulau atau antar provinsi di darat nya bisa di driver, towing atau car carrier anda tinggal pilih menggunakan yang mana. tergantung kondisi, waktu dan mobil anda sendiri.

Catatan :

  • Harga belum termasuk pajak
  • Semua layanan door to door dalam kota
  • Pengiriman Mobil Mewah (BMW, Mercedes benz, Lainnya), Mobil Truk CDD, Fuso, Tronton, & Alat Berat silahkan menghubungi CS kami.
  • Estimasi dihitung dari truk, kapal, mobil berangkat

Istilah dalam Dunia Ekspedisi

Ekspedisi Kirim Mobil – Dalam kegiatan logistik terdapat beberapa istilah yang biasa digunakan para pelaku bisnis ekspedisi. Berikut telah kami rangkumkan beberapa istilah dalam kegiatan logistik diantaranya adalah;

  • Shipper : atau biasa lebih dikenal dengan pengirim barang. Pada dokumen-dokumen yang dilampirkan seperti : BL (Bill of Lading), Packing List, Commercial Invoice, dll. Nama dan alamat lengkap Shipper harus tertulis dengan jelas.
  • Consignee : atau lebih dikenal dengan penerima barang. Sama seperti shipper, nama dan alamat lengkap consignee harus tertulis jelas, pada dokumen-dokumen seperti ; BL (Bill of Lading, Packing List, Commercial Invoice, dll
  • Vessel : Kapal
  • Voy (Voyage) : Nomor keberangkatan kapal.
  • Descriptions of goods : Deskripsi barang terdapat pada packing list (lengkap) dan Bill of Lading.
  • G.W (Gross Weight) : Berat kotor dari barang dan kemasan barang itu sendiri. Contoh berat barang 2 Kgs dan berat kemasannya 0,5 Kgs maka G.W : 2,5 Kgs.
  • N.W (Net Weight) : Berat bersih barang sebelum di kemas
  • LCL (Less than Container Load) : pengiriman barang yang kapasitasnya dibawah standar kapasitas muat kontainer.
  • FCL (Full Container Loaded) : Pengiriman barang dengan menggunakan kontainer.
  • CY : Container Yard yaitu mode pengiriman dari tempat penumpukan petikemas.
  • DOOR : Alamat gudang atau lokasi asal serta lokasi pengambilan barang yang akan dikirim.
  • ETD (Estimation Time of Departure) : adalah perkiraan waktu keberangkatan kapal.
  • ETA (Estimation Time of Arrival) : adalah perkiraan waktu kedatangan kapal.
  • B/L (Bill of Lading) : adalah Konosemen atau bukti pengiriman barang dan pengambilan barang.
  • P.O.L (Port Of Loading) : adalah pelabuhan muat.
  • P.O.D (Port Of Discharge) : adalah pelabuhan bongkar.
  • UTPK : adalah Unit Tempat Penumpukan Peti Kemas.
  • DEPO : Tempat penumpukan container kosong.
  • O/S (Open Stack) : adalah waktu dibukanya kontainer/ barang boleh ditempatkan di warehouse atau UTPK.
  • C/T (Closing Time) adalah waktu ditutupnya pemasukan/ penumpukan barang di warehouse atau UTPK.
  • DO (Delivery Order) : adalah surat yang diterbitkan pihak shipping atau forwarder kepada shipper sebagai bukti pengambilan kontainer kosong.
  • Stuffing : adalah proses pemuatan barang ke dalam kontainer.
  • Stripping: adalah proses bongkar muat barang dari kontainer.
  • Part of Shipment : adalah pengiriman barang yang menggunakan 1 kontainer, dimana dalam kontainer tersebut terdiri dari beberapa nama shipper namun dengan tujuan satu consignee.
  • Dry Container : adalah standar kontainer yang digunakan untuk mengangkut barang-barang biasa. Seperti : besi, sembako, keramik, cat, furniture, dan bahan bangunan.
  • Reefer Container : adalah jenis kontainer yang memiliki pengatur suhu dingin. Biasanya digunakan untuk pengiriman produk yang makanan frozen dan makanan hidup seperti ; ikan, buah-buahan, sayur-sayuran. dll
  • Nah itulah beberapa penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai pengertian dari ekspedisi dan istilah-istilah yang biasa digunakan dalam prosesnya.

Adanya jasa ekspedisi pengiriman barang memegang peran penting bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan akan jasa pengiriman barang saat ini sangat besar, mulai dari perusahaan atau pabrik juga industri kecil, bisnis online, dan bisnis UMKM semua memiliki kebutuhan jasa pengiriman barang.

Jika anda membutuhkan jasa ekspedisi pengiriman anda bisa menggunakan Prahu-Hub. Prahu-Hub terhubung dengan penyedia jasa pengiriman terpercaya dan berpengalaman di seluruh Indonesia. Dapatkan informasi berbagai rute pengiriman antar pulau berikut jadwal dan harga yang transparan untuk selalu membantu kelancaran bisnis Anda. Sumber Mrizky

Apa Sih Kata atau Kalimat yang sering di cari di google

Untuk menaikan rangking Google dalam bisnis Jasa Pengiriman Mobil diharuskan analisa dulu kata yang sering di cari di google. Berikut analisa dari google planner untuk keyword ” Jasa Kirim Mobil “

Kata yang sering di cari di google

Jasa , Pengiriman , Kirim , Mobil , Cargo , Ekspedisi , Harga , Murah , Online , Via Pos , Aman , Pulau , Syarat , Antar , Ekspedisi Kirim Mobil , Pengalaman , Biaya , Cara , Dari , Ke , Bekas , Baru , Pelni , Kantor , Pesawat , Kapal Laut , JNE , Luar Negri , Kota , Ongkos , Towing , Self Driver , Car Carrier , Kontainer , Kapal Roro , Kapal , Kereta Api , Via Laut , Terbaik , TIKI , Truk , Terpercaya , Angkut , Cek Harga , Paket , Cara , Mengirim , Tarif , Kendaraan , Motor , Ongkir , Jasa Derek Mobil , Jasa Towing , Jasa Supir

Link Terkait Jasa Kirim Mobil

Baca Juga

Terima kasih banyak sudah menyempatkan baca artikel ini. Jika ada pertanyaan lain silakan langsung saja di chat lewat WhatsApp, Telegram dan yang lainnya. Semoga kita selalu di berikan kesehatan di zaman pendemi Covid 19 . Aamiin.. Salam dari kami PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO

Jasa Kirim Mobil Logo
Ekspedisi Kirim Mobil Bangka –

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Style switcher Reset
Body styles
Custom Color
Main color
Accent color
Background image
Patterns
×
× CEK HARGA